Ngebut Boleh, Rusuh Jangan! BFOS 2026 Berlangsung Seru, Kapolres Boyolali Siaga di Arena

Laporan: Wahyu Widodo
BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Raungan mesin mobil balap menggema di Sirkuit Gokart Boyolali, Kelurahan Mojosongo, Sabtu (18/7/2026). Boyolali Festival of Speed (BFOS) 2026 sukses menyedot perhatian ratusan pecinta otomotif dari berbagai daerah. Ajang balap bergengsi tingkat nasional itu berlangsung meriah sekaligus aman berkat pengamanan ketat dari Polres Boyolali.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si. hadir langsung memantau jalannya perlombaan sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa gangguan. Kehadiran orang nomor satu di Polres Boyolali itu menjadi bukti komitmen kepolisian dalam mendukung kegiatan olahraga otomotif yang aman dan tertib.
Ajang yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali bekerja sama dengan KONI Boyolali ini diikuti para pembalap nasional dengan disaksikan sekitar 500 penonton yang memadati area sirkuit sejak pagi.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Bupati Boyolali Agus Irawan, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Gunawan Nurbathin, Plt Kepala Disporapar Boyolali Candra Irawan, Ketua KONI Boyolali Joko Raharjo, panitia pelaksana, peserta balap, serta masyarakat pecinta otomotif.
Sejak pagi, atmosfer kompetisi sudah terasa. Kegiatan diawali dengan scrutineering untuk memastikan kendaraan memenuhi standar teknis, dilanjutkan open track mapping, sesi latihan, qualifying time trial, balapan utama, seremoni pembukaan, penilaian dewan juri hingga penyerahan trofi kepada para juara.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Boyolali Festival of Speed 2026. Menurutnya, event otomotif seperti ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet balap sekaligus sarana mempromosikan potensi daerah.
Ia berharap BFOS dapat menjadi agenda rutin berskala nasional yang mampu menarik wisatawan, meningkatkan kunjungan ke Boyolali, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor olahraga dan pariwisata.
Persaingan di lintasan berlangsung sengit. Para pembalap saling berebut catatan waktu terbaik dalam lima kelas utama yang diperlombakan, yakni FFA, F1, F2, R1, dan R2, dengan berbagai spesifikasi kendaraan mulai dari mobil FWD, RWD hingga AWD.
Tak hanya itu, panitia juga membuka kategori khusus Driver U-23 dan Driver Wanita sebagai bentuk dukungan terhadap regenerasi atlet otomotif nasional dan meningkatnya partisipasi pembalap perempuan.
Untuk memacu semangat para peserta, panitia menyiapkan hadiah pembinaan jutaan rupiah. Juara pertama di masing-masing kelas utama memperoleh trofi dan uang pembinaan Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, juara ketiga Rp500 ribu, sementara juara keempat dan kelima mendapatkan trofi serta merchandise.
Sementara pada kategori Driver U-23 dan Driver Wanita, juara pertama menerima trofi dan uang pembinaan Rp1 juta, juara kedua Rp700 ribu, dan juara ketiga Rp400 ribu.
Di balik suksesnya penyelenggaraan event tersebut, Polres Boyolali menerjunkan 27 personel pengamanan yang dipimpin langsung Kapolsek Mojosongo IPTU Hartanto. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai pintu masuk, tribun penonton, area paddock hingga lintasan balap.
Pengamanan dilakukan secara maksimal sejak awal hingga berakhirnya perlombaan. Berkat kesiapsiagaan aparat serta kerja sama panitia dan masyarakat, seluruh rangkaian Boyolali Festival of Speed 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, tanpa gangguan keamanan maupun insiden yang menghambat jalannya kompetisi.
Kesuksesan BFOS 2026 menjadi bukti bahwa Boyolali semakin layak diperhitungkan sebagai salah satu tuan rumah event otomotif nasional. Selain melahirkan atmosfer kompetisi yang sportif, ajang ini juga menjadi panggung promosi daerah yang mampu mendongkrak sektor olahraga, pariwisata, dan ekonomi lokal. (*)










Tinggalkan Balasan