Laporan: Mualim

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Peristiwa tragis terjadi di Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Seorang nenek bernama Tuminah, berusia 97 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terpeleset dan jatuh ke dalam sumur di rumahnya, Kamis (29/10/2026).

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB itu diduga terjadi ketika korban hendak menimba air untuk mandi.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian melaporkannya kepada Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Tengah Mendorong Calon Pegawai Negeri Sipil Menjaga Integritas

Laporan diterima pada pukul 11.00 WIB. Tim SAR selanjutnya diberangkatkan untuk bergabung dengan personel gabungan guna melakukan evakuasi di lokasi kejadian, Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05.

Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, membenarkan adanya operasi penyelamatan tersebut.

“Benar kami mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi terhadap seorang nenek yang jatuh ke dalam sumur,” ujarnya.

Baca Juga:  92 Negara Bisa Ajukan Visa on Arrival ke Indonesia, Pembina Apel Pesan Tingkatkan Pengawasan

Sumur tersebut memiliki diameter sekitar satu meter. Jarak dari bibir sumur ke permukaan air diperkirakan empat meter, dengan kedalaman air lebih dari enam meter.

Petugas tiba di lokasi pukul 11.15 WIB. Setelah melakukan pengecekan, tim mendapati korban mengambang di permukaan air sehingga proses pengangkatan dapat dilakukan dari atas sumur tanpa menurunkan personel ke dalamnya.

Petugas kemudian memasang tali pengikat pada tubuh korban dan menariknya secara bertahap ke permukaan.

Baca Juga:  Ketimpangan Gender di Jateng Mengecil, Pria dan Wanita Makin Setara, Begini Jelasnya

Proses evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 12.15 WIB.

Namun, nyawa Tuminah tidak tertolong. Korban ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kamal mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang membantu proses evakuasi hingga berjalan lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan sehingga korban lekas dievakuasi,” pungkasnya.