Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo terpilih, Subandi dan Mimik Idayana, telah menyelesaikan seluruh rangkaian tes kesehatan sebagai persiapan sebelum dilantik pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pernyataannya, Subandi menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses yang telah dilalui. “Alhamdulillah, semuanya lancar dan hasilnya baik. Kami siap mengikuti pelantikan serta menjalankan amanah untuk membawa Sidoarjo ke arah yang lebih baik,” Ujarnya.

Baca Juga:  Hari Pertama menjabat Bupati Simalungun setelah Cuti Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga menerima Penghargaan Paritrana Award Tahun 2024

Selain pelantikan, Subandi dan Mimik juga dijadwalkan mengikuti retret kepemimpinan di Magelang bersama kepala daerah lain dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, orientasi kebijakan nasional, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan para kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan yang efektif.

Komitmen Efisiensi Anggaran

Dalam menghadapi masa kepemimpinannya, Subandi menegaskan komitmennya untuk menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran daerah.

Baca Juga:  Satukan Program Lintas OPD, Wakil Wali Kota Salatiga Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan 2025–2029

“Kami berkomitmen memastikan bahwa anggaran daerah digunakan secara efektif dan efisien sesuai dengan arahan pemerintah pusat,” kata Subandi.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo. Sejumlah kebijakan efisiensi pun telah disepakati, di antaranya:

Baca Juga:  SIGAB Dideklarasikan: Salatiga Gandeng Dunia Usaha Bentuk Perusahaan Tangguh Bencana

1. Penghapusan kegiatan seremonial yang tidak mendesak.

2. Pengurangan anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen.

3. Optimalisasi penggunaan anggaran untuk program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah dalam APBD digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kegiatan yang kurang produktif,” tegas Subandi.

Baca Juga:  Operasi Tumpas Semeru 2024: Polrestabes Surabaya Tangkap 83 Tersangka, Ungkap Jaringan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah

Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selain efisiensi anggaran, Subandi juga menegaskan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2025.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu aspek krusial dalam pembangunan daerah, dan Sidoarjo siap mendukung program tersebut dengan berbagai langkah strategis, termasuk:

Baca Juga:  Hulu Gundul, Sungai Dangkal, Warga Terendam: Agus Minta Solusi Strategis untuk Trenggalek

Optimalisasi lahan pertanian dan peningkatan produktivitas petani.

Dukungan terhadap sektor perikanan dan peternakan lokal.

Peningkatan infrastruktur dan distribusi hasil pertanian di Sidoarjo.

“Kami akan bekerja sama dengan para petani, nelayan, serta pelaku usaha pangan untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menikmati harga bahan pokok yang stabil,” ujarnya.

Baca Juga:  Digerebek di Kartini, Bandar Ganja Tambak Mayor Tersungkur! Polrestabes Surabaya Buru Otak Jaringan DPO

Dengan berbagai program dan komitmen ini, Subandi dan Mimik Idayana bertekad membawa Sidoarjo menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. (*)